Wednesday, May 25, 2011

munajat cinta-taufiqurrahman al-Azizy

assalamualaikum wbt~



baru jer khatam buku MUNAJAT CINTA ni...
hurmm..lagi-lagi pasal cinta kan? tapi aku bukan mencari cinta yang itu...ini cinta untuk mengenal diri sendiri...dia mencari diri sendiri..mengenal Islam...mengenal apa-apa yang belum pernah dia pelajari...
macam diri aku yang lemah ni lah...aku masih mencari...mencari siapa? ya...diri aku la..siapa lagi... (jadi ikut-ikutan cakap indonesia sebab buku ni dalam bahasa indonesia tapi boleh dipahami)

sinopsis skit pasal citer ni....

“Sudahkah engkau temukan dirimu, Ayda?”

“Sudah, Ayah. Insya Allah….”

“Jadi, siapa dirimu?”

“Saya bukan siapa-siapa….”

“Alhamdulillah, kalau begitu. Lalu, apa yang engkau lihat sekarang?”

“Saya melihat kebenaran firman-Nya bahwa Dia telah menciptakan manusia dengan seindah-indahnya. Sayang sekali, keindahan ini sering kali dibuat buruk oleh manusia itu sendiri….”

'Terpujilah Allah kita, Nak. Semoga Dia mengaruniai ketabahan dan kesabaran pada kita. Sudah siapkah engkau jika sewaktu-waktu Allah memanggil ayahmu ini?”

“Cepat atau lambat, saya pun akan menghadap-Nya, Ayah….”

Itulah petikan percakapan terakhir Ruwayda dan ayahnya. Ruwayda, seorang gadis yang diberkahi dengan kecerdasan istimewa, lahir dari keluarga kaya, tiba-tiba harus berhadapan dengan kenyataan pahit yang menimpa keluarganya. Ayahnya bangkrut! Cita-citanya untuk menjadi mahasiswi kandas. Hampir setiap hari kedua orang tuanya terlibat pertengkaran karena utang dan kekurangan. Jiwa Ruwayda terguncang. Kebangkrutan telah memorak-porandakan keharmonisan cinta ayah dan ibunya.

Di atas tanah pekuburan Paponan di daerah Parakan, Ruwayda sampai pada kondisi kejiwaan yang amat kritis! Antara menjadi pelacur agar bisa memperoleh uang cepat atau mengakhiri hidup yang penuh sengsara ini. Ia kehilangan pesona imannya sebagai muslimah gara-gara belenggu uang, cinta, harga diri, dan ke-bahagiaan.

Novel religius ini menuturkan dengan sangat kuat pergulatan jati diri penuh liku seorang gadis mencari kesejatian hidup, cinta, dan imannya. Sebuah novel yang penuh intrik, kemelut, tegangan, getaran, kasih sayang, sekaligus air mata….

tapi munajat cinta ni ada MUNAJAT CINTA 2...tak beli lagi tapi insyaAllah akan dibeli..tunggu saja...:)


"Cinta kalau bertunjangkan agama akan membuahkan kebahagiaan walau pahit di mata dunia. Usaha Taufiqqurahman al-Azizy menulis tentang cinta menurut perspektif agam perlu dipuji." - Imaen, novelis Gurindam Jiwa, Vendetta dan Labyrinth

Munajat Cinta 2: 
Ruwayda melaju pada sebuah titik pencarian yang begitu me-rindukan kedamaian, ketenangan, kepasrahan, dan kebahagiaan dalam hidupnya, di tengah pergolakan pemikirannya, dan juga di antara untaian air mata (bahagia dan duka) yang tiada henti mendera oleh peristiwa-peristiwa yang mengharukan, mendebarkan, menggetarkan, bahkan nyaris merenggut kegadisannya!!!
Baginya, pencarian adalah sebuah upaya agar batin dan jiwa tidak mudah ter-guncang, demi mengenal Allah, memahami cinta dan kasih-Nya, memahami takdir-Nya, dan memahami pentingnya rasa ikhlas hanya kepada-Nya. Sungguh, betapa nikmat mampu merasakan cinta kepada-Nya, rindu kepada-Nya, dan dzikir kepada-Nya.


Inilah novel religius terkini karya Taufiqurrahman al-Azizy, Munajat Cinta 2, yang akan menjawab semua kegelisahan ribuan pembaca Munajat Cinta 1. Sangat memikat, penuh hikmah, dan motivasi kehidupan. 
p/s: pasni nak baca HANYA TUHAN YANG TAHU pulak :)